Senin, 18 Januari 2016

#Cries little that was not the fruit of sorrow

0




#Tangisan kecil itu bukan buah kesedihan 
#Cries little that was not the fruit of sorrow

".....Menagislah ketika kamu bahagia dan tersenyumlah disaat kamu merasa sedih...."


kadang tangisan itu bukan ungkapan kesedihan namun karena rasa tak mau kehilangan sesuatu dari yang kamu kuasai atau tertundannya permintaanmu ... lantas dimana "Innalillah..mu..?



"..... crying when you are happy and smile when you feel sad ...."

Sometimes crying is not an expression of sadness, but because the taste did not want to lose something  ... then where "Innalillah..mu ..?

# Sangkaanmu itu hadirnya Tuhan

0



# Sangkaanmu itu hadirnya Tuhan

"...Apapun kekuranganmu dalam diri permintaan sayangmu, anggaplah ia sebagai sang
penguasa penerima usahamu..."


أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِى بِى
“Aku sesuai dengan persangkaan hamba pada-Ku.”
tinggal kamu permudah..persulit..atau bahkan pengampun disaat kamu ingat dan ingin lalai...

#Makna Langkah

0





#Makna Langkah

"....Ukiran itu bukan sekedar terukir, namun benar-benar menghujam ke tingkat sadarmu hingga kau merasakan gemetar karena eksistensi-Nya seketika itu hadir...."

ukiran itu Firman berupa ayat.. dan ayat itu seluruh kejadian alam hingga esok, seberapa besar imanmu.. seberapa besar hakikimu..seberapa besar kesedihanmu...seberapa besar kegagalan dan keberhasilanmu..patut kamu berpikir kembali bahwa kembali bahwa MATI itu pasti, dan sudah sejauhmana lahkah kakimu melangkah,, sejauhmana hidupmu kau habiskan maka lihatlah umurmu kembali dan hitunglah tinggal berapa langkah lagi aku berjalan...

#Ujian Cinta-Nya....

0


 cc

"..Batasilah kehenianganmu bukan hanya sekedar susana hening, namun keramaian juga, disitulah kosongmu akan diuji oleh Cinta-Nya.."


keheningan adlah bagian dari iman, dimana hanya heninglah yang bisa mengisi akan hadir-Nya memalui sifat dan petunjuknya, namun kadang banyak orang yang berpendapat bahwa suara ini-suara itu,, dan suasana ini suasana itu sangat mengganggu saat berinteraksi dengan ibadah karena iman.. kenapa harus terganggu dengan keadaan seperti itu apa batasan imanmu hanya di suasana hening.. atau di manapun kamu berada kamu merasa hening... diri sendirilah yang mampu menilai akan hal itu.

Jumat, 18 Desember 2015

#KETIKA HUJAN..........

0




...hujan selalu hadir dalam tiap jamuannya......
sebagai bukti setiap bait permintaanya
hujan selalu turun meresapinya
sebagai bukti bahwa ia memerlukan nafas cinta dalam kehidupannya
hujan selalu basah membasahi
sebagai bukti bahwa ia tak perlu di kagumi dan di rindui..
hujan selalu ada waktu dan musimnya
sebagai bukti baktimu pada waktu apakah engkau hanya menunggu atau datang dan menyimpan jawabnya.
akan perpisahan dan persatuan dirimu dengan sayup aku.

#TAK SEDIH..........

0





..... tidak ada kesedihan kecuali kebahagiaan yang surut dan tak ada.....
.....tak ada perpisahan kecuali  perjumpaan yang ditundakan.....
.....tak ada kebencian kecuali padamnya kebaikan dalam tiap sanubarinya.....
....tak ada kekakuan kecuali dirinya tak pernah melihat Asyakur dalam tiap bait kasihnya......



Selasa, 15 Desember 2015

#Manifesto Menulis

0




"........Manifesto menulis dengan cara Surealism......."

ini juga yang menjadi awal hingga hari ini untuk belajar menulis
Andre Breton, penulis asal Prancis menulis sebuah manifesto tahun 1924, “Manifesto Surealisme”. Gerakan kesenian ini merayakan alam mimpi dan pikiran bawah sadar dalam proses kreatif mereka.
Gerakan ini terpengaruh pemikiran Sigmund Freud tentang struktur kepribadian. Freud membagi struktur kepribadian menjadi id, ego, dan superego. Penjelasan sederhananya begini.......
Suatu hari kamu kesal sama guru, dosen, atau bahkan orang tua kamu. Saking kesalnya, kamu ingin sekali meninju mereka. Kinginan kamu meninju mereka itu merupakan dorongan id. Kalau kamu pukul mereka, kamu bakal dikatain sebagai anak kurang ajar karena memukul guru, dosen, apalagi orang tua enggak sesuai sama nilai-nilai moral yang berlaku di masyarakat kamu. Nah, nilai-nilai moral itu disebut superego. Keputusan kamu memukul atau tidak memukul itulah kerja ego.

Dalam kehidupan ini, ego sering enggak adil. Dia selalu menangin superego. Akibatnya, kamu cuma bisa memendam keinginan kamu untuk meninju guru, dosen, atau ortu kamu itu. Freud percaya, hasrat-hasrat yang dipendam dalam bawah sadar itu akan menampilkan dirinya dalam bentuk mimpi, keseleo lidah, kelakuan ganjil, mitos, dan lain-lain...
CARANYA UNIK ADA TIGA yang bisa kita awali
1. Mencatat Mimpi
catatlah mimpi ketika bangun tidur, dan jangan perhatikan apakah mimpimu itu runtut atau tidak yang penting catat saja.. entar juga berguna kalau kamu butuh cerita dari mimpi2mu..
2. Kolaborasi
kolaborasi ini sering disebut “Exquisite Corpse” atau menulis berantai dengan temanmu namun sedikit berbeda yaitu tulis saja sifat tokoh utama temanmu kemudian hasilnya bisa di share dan digabungkan lalu buatlah konflik secara bersama-sama dalam tulisan tersebut.
3. Otomatisme
Cara ini mirip free writing. Kamu duduk saja di depan prangkat menulismu tanpa merencanakan sesuatu. Setelah itu, tulisa saja semua yang kamu pikirkan tanpa melakukan sensor terhadap pikiranmu. Kamu singkirkan dulu ego, lupakan superego. Tulis saja apa yang terlitas dalam pikiran dan perasaan kamu. Tidak usah memikirkan soal logika, baik-buruk, bagus-jelek, masuk akal-tidak masuk akal, dan sebagainya. Biarkan saja semuanya tumpah dalam kertasmu. Setelah itu, baru kamu melakukan proses penyuntingan untuk merapikan tulisanmu. Selamat mencoba!